Kamis, 10 Maret 2011

powerpoint benua dan samudra

1.       Proses Pembentukan Benua
Benua adalah daratan yang sangat luas; (continent). Dengan kata lain benua merupakan bagian permukaan bumi yang berupa daratan yang sangat luas dimana bagian tengahnya tidak terpengaruh oleh adanya angin laut. Ada bagian permukaan bumi yang berupa daratan tetapi lebih sempit dan bagian tengahnya masih dipengaruhi oleh angin laut yaitu pulau.
Samudera atau samudra (dari bahasa Sansekerta)  adalah laut yang luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar.
Bumi terbentuk antara 4.600 sampai 3.500 juta tahun yang lalu. Pertama tama bumi tertutup oleh benda yang meleleh dari gunung berapi. Benda ini lama kelamaan mendingin dan membentuk kerak. Uap air dalam lapisan udara memadat dan membentuk lautan. Hanya sedikit yang tersisa dari bentang darat vulkanis dari zaman dulu. Beberapa batuan yang diendapkan melalui sungai membuktikan bahwa dulu terdapat daratan di Australia pada lebih dari 4.000 juta tahun yang lalu.
       a. Kehidupan awal
    Sejak 3.500 sampai 1.000 juta tahun yang lalu bumi masih panas dan karbondioksida sangat terpusat dalam lapisan udara. Keadaan ini membantu bertumbuhnya bentuk kehidupan awal.Pada saat itu hanya ada satu mahabenua yang sangat besar di dunia, yang dikenal dengan sebutan Pangea
Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quraan itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (We will soon show them Our signs in the Universe and in their own souls, until it will become quite clear to them that it is the truth. Is it not sufficient as regards your Lord that He is a witness over all things?)[QS.41:53]
       12. PERGERAKAN BENUA: PERSPEKTIF SAINS & QURAN
       Pergerakan Benua Menurut Perspektif Sains. Dahulukala orang-orang beranggapan bumi adalah sesuatu yang rigid atau kaku sementara benua-benua berada pada kedudukannya yang tetap tidak berpindah-pindah. Belakangan setelah orang-orang dapat melakukan pemetaan pantai ternyata terdapat kesesuaian morfologi dari pantai-pantai yang dipisahkan oleh Samudera. Hal ini menjadi titik tolak dari konsep-konsep yang menerangkan bahwa benua-benua tidak tetap akan tetapi selalu bergerak. Kecepatan pergerakan benua bervariasi antara 1 – 10 cm/tahun, tergantung lokasinya. Kalkulasi kecepatan pergerakan lempeng http://sps.unavco.org/crustal_motion/dxdt/model/
       Berdasarkan kecepatan pergerakan ini maka diperkirakan pada sekitar 200 – 250 juta tahun lalu semua benua menyatu dan disebut pangea.
       Tahun 1857 dua orang ahli kebumian Owen dan Snider mengemukakan bahwa terpisahnya benua disebabkan oleh adanya bencana luar biasa (katastrofik) dalam sejarah bumi. Tahun 1912 Alfred Wegener memperkenalkan konsep apungan benua atau continental drift yang mengemukakan bahwa benua-benua bergerak secara lambat melalui dasar samudera. Akan tetapi teori ini tidak bisa menerangkan adanya dua sabuk gunung api di bumi.
       Konsep paling mutakhir yang dianut oleh para ilmuwan sekarang yaitu Teori Tektonik Lempeng. Teori ini lahir pada pertengahan tahun enampuluhan. Teori ini terutama didukung oleh adanya Pemekaran Tengah Samudera (Sea Floor Spreading) dan bermula di Pematang Tengah Samudera (Mid Oceanic Ridge : MOR) yang diajukan oleh Hess (1962). Teori Tektonik Lempeng adalah penyempurnaan dari teori yang diajukan oleh Alfred Wegener tahun 1912. Teori tektonik lempeng ini telah berhasil menjelaskan berbagai peristiwa geologis, seperti gempa bumi, tsunami, dan meletusnya gunung berapi, juga tentang bagaimana terbentuknya gunung, benua, dan samudra
       Kerakbumi menutupi seluruh permukaan bumi, namun akibat adanya aliran panas yang mengalir di dalam astenofer menyebabkan kerakbumi ini pecah menjadi beberapa bagian yang lebih kecil yang disebut lempeng kerakbumi. Dengan demikian lempeng dapat terdiri dari kerak benua, kerak samudera atau keduanya. Arus konvensi tersebut merupakan sumber kekuatan utama yang menyebabkan terjadinya pergerakan lempeng. Gerakan ini terjadi secara terus-menerus sejak bumi ini tercipta hingga sekarang.
       Lempeng dan pergerakannya
       Menurut teori ini kerakbumi (lithosfer) dapat diterangkan ibarat suatu rakit yang sangat kuat dan relatif dingin yang mengapung di atas mantel astenosfer yang liat dan sangat panas, atau bisa juga disamakan dengan pulau es yang mengapung di atas air laut.
       Ada dua jenis kerak bumi yakni kerak samudera yang tersusun oleh batuan bersifat basa dan sangat basa, yang dijumpai di samudera sangat dalam, dan kerak benua tersusun oleh batuan asam dan lebih tebal dari kerak samudera.
       Kedalaman akar (root) lempeng benua dapat dihitung dengan menggunakan rumus yang diturunkan dari hukum Pascal & hukum Archimedes sbb:
       Kedalaman Lempeng Benua = (ρ1 X h)/( ρ2 - ρ1)
       ρ1 = Densitas Lempeng Benua =2.8 gram/cc
ρ2 = Densitas Lempeng Samudra = 3.3 gram/cc
h = Ketinggian puncak benua dari permukaan laut (meter atau km).
       Contoh; misal ketinggian suatu benua adalah 2 km di atas permukaan laut, maka benua itu ”tertanam” atau ”terpasak” ke dalam lempeng samudra sedalam : (2.8 gram/cc X 2 km)/(3.3 – 2.8) gram/cc = 11.2 km
       Jenis Pergerakan Lempeng
       Pergerakan lempeng kerakbumi ada 3 macam yaitu pergerakan yang saling mendekati (convergen), saling menjauh (divergen) dan saling berpapasan/bergeseran (transform).
       Pergerakan lempeng saling mendekati akan menyebabkan tumbukan dimana salah satu dari lempeng akan menunjam ke bawah yang lain. Daerah penunjaman membentuk suatu palung yang dalam, yang biasanya merupakan jalur gempa bumi yang kuat. Dibelakang jalur penunjaman akan terbentuk rangkaian kegiatan magmatik dan gunungapi serta berbagai cekungan pengendapan. Salah satu contohnya terjadi di Indonesia, pertemuan antara lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia menghasilkan jalur penunjaman di selatan Pulau Jawa dan jalur gunungapi Sumatera, Jawa dan Nusatenggara dan berbagai cekungan seperti Cekungan Sumatera Utara, Sumatera Tengah, Sumatera Selatan dan Cekungan Jawa Utara.
Video : Animasi pergerakan lempeng samudra serta pertemuan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia dan terbentuknya pegunungan (berapi) di sepanjang pulau Jawa.
       Pergerakan lempeng saling menjauh akan menyebabkan penipisan dan peregangan kerakbumi dan akhirnya terjadi pengeluaran material baru dari mantel membentuk jalur magmatik atau gunungapi. Contoh pembentukan gunungapi di Pematang Tengah Samudera di Lautan Pasific dan Benua Afrika. Pergerakan saling berpapasan dicirikan oleh adanya sesar mendatar yang besar seperti misalnya sesar (patahan) Semangko di Sumatera atau sesar Besar San Andreas di Amerika.
       Pergerakan Benua Menurut Perspektif Quran.
       [QS Ar-Rald (13):4] Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.
       Ayat ini dengan sangat jelas menginformasikan apa yang sekarang dikenal dengan "plate tectonic", adanya lempengan-lempemgan samudra dan lempengan-lempemgan benua yang berdampingan. Kebun-kebun dan pohon-pohon mempunyai arti adanya daerah-daerah atau tempat-tempat yang subur, dan ini terbukti di perbatasan pertemuan lempeng samudra dan lempeng benua terbentuk barisan pegunungan berapi yang karenanya tempat-tempat itu menjadi subur.
       Pergerakan Benua Menurut Perspektif Quran.
       [QS Ar-Rald (13):4] Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.
       Ayat ini dengan sangat jelas menginformasikan apa yang sekarang dikenal dengan "plate tectonic", adanya lempengan-lempemgan samudra dan lempengan-lempemgan benua yang berdampingan. Kebun-kebun dan pohon-pohon mempunyai arti adanya daerah-daerah atau tempat-tempat yang subur, dan ini terbukti di perbatasan pertemuan lempeng samudra dan lempeng benua terbentuk barisan pegunungan berapi yang karenanya tempat-tempat itu menjadi subur.
       [QS An-Naml (27):88] Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
       [QS Ath-Thuur (52):10] dan gunung benar-benar berjalan.
       Sains membuktikan bahwa baik benua maupun gunung-gunung (berapi) memang bergerak, sejak semua benua masih menyatu (pangea) pada sekitar 250 juta tahun lalu hingga kini.
       [QS An-Nahl (16):15] Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk.
       [QS An-Nabaa’ (78):7] dan gunung-gunung sebagai pasak ?,
       [QS An-Naazi’at (79):32] Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,
       [QS Al-Anbiya 21:31] Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
       Video : Plate tectonic dan pergerakan gunung-gunung dalam perspektif Al-Quran.
       Benua
       Benua adalah daratan yang sangat luas; (kontinen). Pada awalnya bumi terbentuk seluruh benua merupakan satu daratan yang amat luas, belum terbagi-bagi oleh pergeseran kerak bumi; daratan tersebut disebut Pangæan supercontinent, pada masa mesozoic terbagi atas dua bagian besar yaitu gondwana dibelahan bumi selatan dan laurasia dibelahan bumi utara.
       Pada masa kini bumi terbagi atas beberapa benua :
       Afrika
       Amerika (Amerika Selatan, Amerika Utara)
       Antartika
       Asia
       Eropa
       Australia
Samudera
       Samudera atau Lautan (dari bahasa Sansekerta) adalah laut yang luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar.
       Ada lima samudra di bumi yaitu:
       Samudra Arktik
       Samudra Atlantik
       Samudra Hindia
       Samudra Pasifik / Lautan Teduh
       Samudra Antarktika / Lautan Selatan
       Samudra meliputi 71% permukaan bumi, dengan area sekitar 361 juta kilometer persegi, isi samudra sekitar 1.370 juta km³, dengan kedalaman rata-rata 3.790 meter. (Perhitungan tersebut tidak termasuk laut yang tak berhubungan dengan samudra, seperti Laut Kaspia).
       Bagian yang lebih kecil dari samudra adalah laut, selat, teluk.

       A. BENUA ASIA
1. Letak Secara Garis Astronomis dan Luas Wilayah Benua Asia
Benua Asia adalah benua terluas dibanding dengan benua lainnya. Terbentang dari laut Artik di utara sampai wilayah hujan tropis Indonesia di tenggara. Luas benua Asia adalah 45.036.492 km2. Benua Asia memiliki letak astronomis antara 11o LS – 77o LU dan 26o BT – 169o BB.
2. Batas – batas Benua Asia
Secara Geografis Benua Asia memiliki batas-batas sebagai berikut :
§ Sebelah Utara = Samudara Artik
§ Sebelah Timur = Samudra Pasifik
§ Sebelah Selatan = Samudra Hindia dan Australia
§ Sebelah Barat = Pegunungan Ural, dan Laut Kaspia

3. Penduduk Benua Asia
di Asia terdapat beberapa Ras Mongoloid, Ras Negroid, Ras Kaokasoid. Negara dengan penduduk terpadat adalah RRC dan India. Banyak penduduk di Asia pada thn 2004 sebanyak 3.680.942.526 jiwa.
4. Puncak Tertinggi dan Titik Terendah Daratan
Puncak tertinggi daratan Asia adalah Mt.Everest dgn tinggi 8.848 m/dpl. Sedangkan titik terendah dratan adalah dasar laut mati di Israel / Jordan dgn dalam 400 m.
5. Iklim di Benua Asia
§ Iklim dingin
§ Iklim Kontinetal
§ Iklim Sub Tropis Basah
§ Iklim Tropis Basah
§ Iklim Gurun

6. Flora dan Fauna
v Flora Fauna
- Tundra - Ternak
- Padang Rumput - Liar = Gajah, Antelop
- Hutan Hujan Tropis Singa laut dll.
- Fauna di lindungi = Harimau,
Komodo.
       B. BENUA AMERICA
1. Letak Secara Garis Astronomis dan Luas Wilayah Benua Amerika
Benua Amerika merupakan benua terluas kedua setelah benua asia. Benua amerika terbagi atas 3 wilayah yaitu America utara, America tengah, America selatan. Luas benua America adalah 42.495.751 km2. Benua America memiliki letak Astronomis 59o LS – 72o LU dan 36o BB – 163o BT.

2. Batas – batas Benua Amerika
Secara Geografis Benua America memiliki Batas batas sbg berikut :
§ Sebelah Utara = Laut Artik
§ Sebelah Timur = Samudra Atlantik
§ Sebelah Selatan = Samudra Pasifik
§ Sebelah Barat = Samudra Pasifik

3. Penduduk Benua Amerika
Penduduk benua America Sebanyak 836.165.880 jiwa .
1. Penduduk asli = Suku eskimo dan Indian
2. Penduduk pendatang = Orang orang Eropa, Inggris, Prancis dll.
3. Penduduk campuran = Ras Mulato, Ras Meztiso, Ras Zambo

4. Puncak Tertinggi dan Titik Terendah Daratan
Puncak tertinggi di benua America adalah Aconcagua dengan tinggi 6.960 m/dpl. Sedangkan titik terendah adalah Death Valley dengan kedalaman 86 m.

5. Iklim di Benua America
§ Iklim dingin
§ Iklim Kontinetal
§ Iklim Sub Tropis Basah
§ Iklim Tropis Basah
§ Iklim laut

6. Fauna dan Flora
v Flora Fauna
- Hutan Kanivera - Karribau
- Hutan Hujan Tropis - Bizon
- Selvas ( Sungai Amozon ) - Ilama
- Campos ( Brazil ) – Pinguin

       D. BENUA EROPA

1. Letak Secara Garis Astronomis dan Luas Wilayah Benua Eropa
Eropa merupakan benua terkecil setelah Australia luas benua Eropa 9.908.599 km2. seluruh wilayah Eropa berada pada belahan bumi utara. Eropa memiliki letak astonomis 36o LU – 71o LU dan 9o BB – 66o BT.

2. Batas – batas Benua Eropa
Secara Geografis Benua Eropa memiliki Batas batas sbg berikut :
§ Sebelah Utara = Laut Es Utara
§ Sebelah Timur = Peg. Ural dan Laut Kaspia
§ Sebelah Selatan = Laut Tengah Dan Turki
§ Sebelah Barat = Samudra Atlantik

3. Penduduk Benua Eropa
Jumlah penduduk eropa pada tahun 2004 sebanyak 725.136.000 jiwa.
1. subras nordik = Rambut Pirang mata Biru
2. Subras Alpin = Rambut Pirang Mata Coklat
3. Subras Mediteran = Mata agak Coklat Rambut Hitam Bergelombang

4. Puncak Tertinggi dan Titik Terendah Daratan
Puncak tertinggi di dratan Eropa adalah Elbrush ( 5.642 m ) sdngkn titik terendah adalah dasar laut Kaspia dgn dlm 29 m.

5. Iklim di Benua Eropa
§ Iklim laut
§ Iklim pralihan
§ Iklim Sub Artik

6. Fauna dan Flora
v Flora Fauna
- Padang Tundra - Rusa Kutub
- Hutan Kanivera - Rubah
- Beraneka macam bunga2an - Beruang Kutub
- Camois

       C. BENUA AFRIKA
1. Letak Secara Garis Astronomis dan Luas Wilayah Benua Afrika
Benua Afrika merupakan benua terluas ke 3. benua afrika memiliki luas wilayah 30.343.578 km2. Benua Afrika memiliki Letak Astronomis 35o LS – 38o LU dan 17o BT – 57o BT.

2. Batas – batas Benua Afrika
Secara Geografis Benua Afrika memiliki Batas batas sbg berikut :
§ Sebelah Utara = Laut Tengah
§ Sebelah Timur = Laut Merah dan Samudra Hindia
§ Sebelah Selatan = Samudra Hindia dan Atlantik
§ Sebelah Barat = Samudra Atlantik

3. Penduduk Benua Afrika
Penduduk Asli afrika adalah Ras Negro. Jumlah penduduk yang menghuni benua Afrika 804.955.500 Jiwa.
1. Ras Negroid
2. Ras Kaukasoid
3. Ras Khusus , Suku Bangsa Pygme

4. Puncak Tertinggi dan Titik Terendah Daratan
Puncak tertinggi di daratan Afrika adalah Gunung Kilimanjaro ( 5.895 m ) Di Tanzania dan titik terendah di dasar danau Assal di Jibouti kedalaman 158 m.

5. Iklim di Benua Afrika
§ Iklim Mediteran
§ Iklim Sub Tropis
§ Iklim Tropis
§ Iklim Gurun

6. Fauna dan Flora
v Flora Fauna
- Hutan Tropis - Gajah
- Stepa ( Padang rumput ) - Jerapah
- Tumbuhan Gurun - Harimau
- Zebra

       E. BENUA AUSTRALIA
1. Letak Secara Garis Astronomis dan Luas Wilayah Benua Australia
Australia adalah benua terkecil, di kelilingi ribuan pulau vulkanikdan karang di sebelah utara dan timur. Benua Australia mempunyai luas 8.820.962 km2. Australia memiliki letak Astronomis 10o LS – 44o LS dan 113o BT – 153o BT.

2. Batas – batas Benua Australia
Secara Geografis Benua Australia memiliki Batas batas sbg berikut :
§ Sebelah Utara = Selat Torres, Laut Arafuru
§ Sebelah Timur = Samudara Pasifik
§ Sebelah Selatan = samudra Hindia
§ Sebelah Barat = samudra Hindia

3. Penduduk Benua Australia
Penduduk terdiri dari pribumi, seperti Aborigin di Australia, dan Mauri di New Zealand, serta kaum migran dari Eropa, yang kemudian mendominasi. Jumlah pend. Di kawasan ini mencapai 38.215.000 jiwa ( 2003 ).

4. Puncak Tertinggi dan Titik Terendah Daratan
Puncak tertinggi di benua Australia adalah Mt. Wilhelm , di Papua New Guinea dengan tinggi 4.509 m dan titik terrendah adalah dasar danau Eyre kedalaman 15 m.

5. Iklim di Benua Australia
§ Iklim Hujan
§ Iklim Sub Tropis
§ Iklim Tropis
§ Iklim Gurun
§ Iklim laut

6. Fauna dan Flora
v Flora Fauna
- Hutan Eukalitush - Kangguru
- Hutan Akasia - Koala
- Hutan Hujan Tropis - pLatipus
- Sepiniveks, sabana dan Stepa - Burung Cendrawasih


sumber : powerpoint dari Ibu Lia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar